Mental Wirausaha -
Secara sederhana arti wirausahawan (entrepreneur) adalah orang yang
berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai
kesempatan Berjiwa berani mengambil resiko artinya bermental mandiri dan
berani memulai usaha, tanpa diliputi rasa takut atau cemas sekalipun
dalam kondisi tidak pasti.Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Seorang wirausahawan adalah agen yang menyatukan berbagai alat-alat produksi dan menemukan nilai dari produksinya. Wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Wirausahawan adalah seorang inovator yang mengimplementasikan perubahan-perubahan di dalam pasar melalui kombinasi-kombinasi baru seperti memperkenalkan produk baru atau dengan kualitas baru, memperkenalkan metoda produksi baru, membuka pasar yang baru (new market), memperoleh sumber pasokan baru dari bahan atau komponen baru, atau menjalankan organisasi baru pada suatu industri.
Kegiatan kewirausahaan mencakup indentifikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi. Kapasitas atau kemampuan manajerial berbeda dengan kapasitas kewirausahaan. Wirausahawan mengenali dan bertindak terhadap peluang pasar. Seorang wirausahan adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, berbeda dari yang lain atau mampu menciptakan sesuatu yang berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya sebagai suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (usaha).
Persepsi tentang wirausaha sama dengan wiraswasta sebagai padanan entrepreneur. Perbedaannya adalah pada penekanan pada kemandirian (swasta) pada wiraswasta dan pada usaha (bisnis) pada wirausaha. Istilah wirausaha kini makin banyak digunakan orang terutama karena memang penekanan pada segi bisnisnya. Walaupun demikian mengingat tantangan yang dihadapi oleh generasi muda pada saat ini banyak pada bidang lapangan kerja, maka pendidikan wiraswasta mengarah untuk survival (bertahan) dan kemandirian seharusnya lebih ditonjolkan.
Perbuatan konyol di otak Anda selama ini tentang Hakikat Nasib :
- Berpikir selalu ingin menjadi employed oriented alias "Babu",.. jika memang Anda sukai
- Nyaman di zona pekerjaan saat ini,.. tetapi sering kesal dengan atasan Anda sendiri
- Takut Resiko,.. tanpa Anda sadari bekerja di perusahaan bisa juga terkena PHK
- Si Dia lebih baik daripada Aku,.. itu membuat Anda menjadi kerdil dan merendahkan diri sendiri
- Takut tidak bisa mengurus usaha dengan baik,.. itu pun Anda bekerja tidak memakai konsep Tim
- Tidak ada modal,.. itu pun Anda punya hanya dihabiskan untuk bersenang-senang saja
- bla.. bla.., bla.. yang ada di pikiran Anda
Pilihan ada ditangan Anda,.. bukan di tangan saya dan Tuhan,.. atau orang lain #Ingatlah itu!
Semoga bermanfaat,.
by Muka2 bloG Editorial



0 Dikomentari:
Posting Komentar
# Terima kasih atas kunjungannya ke Pojok Jurnalis, silakan berkomentar dengan sopan, dan semoga bermanfaat untuk Anda selalu